Semakin Hari Semakin Mengantuk

Monolegend Jul 22, 2020

Hobi yang dulunya menyenangkan, kini menjadi pekerjaan dan memiliki sebuah kewajiban yang bernama tanggung jawab. Mau tidak mau, lama-lama hobi yang dielu-guekan ini menjadi semakin biasa saja dan membutuhkan hobi lain agar hidup kamu tetap memiliki energi petir yang menyala-nyala. Mulai merasa menjadi seperti robot atau bagian dari program kerja pemerintah Jepang yang bernama Romusha. Sendi-sendi yang ada di dalam tubuh perlahan mulai membutuhkan asupan koyo cabe atau balsem geliga setiap minggunya. Garis mata yang mulai menurun bersamaan dengan kantungnya yang semakin menebal karena fitur tidur yang berkurang dari kehidupan manusia dewasa. Apakah ini yang memang sebenarnya diinginkan oleh rata-rata manusia yang ada di dunia ini? Tentu saja tidak, tetapi hal ini merupakan hal yang akan setidaknya terjadi dalam hidup jika kamu manusia biasa dan bukan keturunan Amazon Web Service.

Itulah mengapa setiap harinya aku ingin mencari berbagai hal baru yang bisa ku lakukan dan setidaknya bisa memberikan warna orange baru di dalam keseharianku yang abu-abu ini. Entah itu menginstal game baru, menulis, membaca, atau sekedar melihat cuplikan spoiler One Piece di Youtube. Semua itu kulakukan agar suatu hari nanti bisa mengunjungi Korea Selatan dan bertemu dengan pamanku Kim Jong Un. Seminggu berselang setelahnya, aku akan mengunjungi China dan berfoto di Tembok Besarnya, kemudian melanjutkan perjalanan ke Mongolia untuk memberikan salam kepada patung Gengis Khan. Setelah itu aku mulai tersadar bahwa paragraf ini terlalu banyak khayalan. Maka dari itu, aku akan kembali ke rutinitas sehari-hari.


Tidak dipungkiri bahwa pandemi Corona atau Covid-19 memberikan kita dampak yang begitu sangat besar. Dampak yang belom pernah kita alami sebelumnya. Ya, kecuali kamu sudah lahir dari era Perang Dunia 1, maka akan beda lagi segi penderitaannya.

Yang pasti, untuk seseorang sepertiku yang sangat jarang untuk menginggalkan rumah, apalagi untuk berjalan-jalan mengelilingi ladang gandum Oreo, pandemi ini juga turut membuatku merasa sedih, yang tadinya ketika keluar rumah tidak merasa sudah-sudah alias waswas, sekarang perasaan itu muncul. Meski terdengar berlebihan, tetapi memang itulah kenyataan yang saya rasakan.

Semoga pandemi Corona ini segera berakhir, agar ku bisa segera mengerjakan agenda rutinku ke barat yaitu menemui kekasihku Vivi.

Stay safe. Ctrl + S.

Royyan Wijaya

Tidurnya siang.

Great! You've successfully subscribed.
Great! Next, complete checkout for full access.
Welcome back! You've successfully signed in.
Success! Your account is fully activated, you now have access to all content.