Bermacam-macam komunitas yg ada di dunia Indonesia

photo-1455849318743-b2233052fcff.jpg

Mungkin dari judulnya, sebagian dari kalian akan mengira ini komunitas resmi yg sudah terdaftar atau sudah dimuat di media pada umumnya. Tapi ternyata kalian salah. Karena ini adalah komunitas yg berasal dari sudut pandang saya. Selamat, anda tertipu di paragraf pertama pada tulisan ini.

Pernahkah kalian? Atau bahkan sepertinya ada banyak orang di sini yg secara tidak langsung ikut kedalam komunitas ini. Komunitas pergi ketika batre hp minimal ada di angka 90% ke atas. Komunitas yg sering dan tak akan lupa dengan yg namanya charger ini pasti ketika membuka hp selalu memiliki rasa was-was berlebih ketika membuka layar smartphonenya. Terlebih kalau disekitarnya tidak ada charger dan kebetulan hpnya dalam keadaan boros-borosnya. Mulai dari menutup semua aplikasi dari background, sampai mematikan fitur on location di hp. Cara-cara tersebut memang bisa mengurangi daya boros batre hp. Tapi tidak bisa mengurangi rasa khawatir pemiliknya yg takut nantinya hp yg sedang mereka mainkan tidak memiliki daya dan mati begitu saja.

Selanjutnya datang dari komunitas yg selalu gelisah ketika menunggu balasan si dia. Si dia ini siapa? Bisa jadi gebetan, pacar, bapak ojek, hingga debt collector peneror dari aplikasi kredit online. Terlalu random untuk dituliskan ekspresi komunitas ini. Bisa saja ketika menunggu ojek, dia sedang menunggu balasan dari gebetan dia juga. Mau pakai ekspresi was-was pun tidak cocok. Karena tidak sedang di menonton serial TV India. Mau pake ekspresi senang lompat-lompat dari ketinggian setengah meter pun sepertinya terlalu berlebihan, mengingat apa yg ia tunggu belom juga datang. Kalian pasti menungguku untuk mengutarakan reaksi apa yg cocok bukan? Tapi ku tak mau menuliskannya. Dan selamat, anda tertipu lagi di paragraf ketiga.

Tak lain dan tak bukan, komunitas rebahan aja di hari libur masuk dalam top 10 eco green energy solutions. Kenapa tidak? Aktifitas yg didominasi oleh badan terlentang, miring, hingga tengkurap ini memang sangat menghemat energi dan polusi. Satu-satunya polusi besar yg dihasilkan adalah memancing upil yg tengah terselip di ujung hidung sebelah utara. Sisanya mungkin air liur yg tumpah ketika batuk akibat tertawa terlalu kencang karena membaca sebuah konten lucu di internet. Dari segi fleksibilitas, komunitas ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah ketika sedang bermain hp sambil rebahan, mereka bisa bebas menggunakan gaya rebahan apapun. Mau rebahan sambil pake topi pramuka, mau rebahan sambil pake sarung tenun wadimor pun juga tidak masalah. Kekurangannya adalah fleksibilitas mereka ini cuman terbatas di atas kasur saja. Bukan apa-apa, tingkat gravitasi di bawah kasur lebih besar daripada gravitasi blackhole. Jangankan untuk keluar kasur. Mengambil charger hp kalau bisa pake kaki pun akan dilakukannya. Karena menurut hukum fisika modern,

“Semakin jauh sebuah objek berada, semakin besar tingkat kemageran tercipta”.

Sama halnya dengan tulisan ini, karena saya rasa kemageran saya meningkat. Saya pun tidak ingin mengulas komunitas lain. Cukup sampai di sini saja. Silahkan kalian cari sendiri info tentang komunitas tersebut. Jangan lupa nanti tempelkan di mading karang taruna tempat kalian tinggal. Dan di paragraf ini, tidak ada tipu menipunya. Yauda saya tutup di sini saja ya tulisannya. Ya, oke.

Dapatkan bacotan yg lebih rutin dari bensin kendaraan kamu

atau

Kirimkan sebuah pesan. Untuk subjek, isi saja semau kamu

Jangan lupa kudos, agar

 
5
Kudos
 
5
Kudos

Now read this

Setelah pergi, nyesek adalah kata yg berada tepat satu level di bawahnya

Hal ini bermula barusan saja, ketika aku kembali ke kota kelahiranku, Surabaya. Tempat di mana aku mengenal dan sangat menyukai rujak cingur. Kenapa aku bisa kembali? Ya, karena aku telah melakukan perjalanan ke ibukota untuk urusan... Continue →