Bagaimana rasanya memiliki wajah seperti ayam geprek, tetapi pacarmu sangat cantik sekali

Screenshot_65.jpg

Bagaikan langit, di sore hari. Berwarna biru, sebiru hatiquh. Aaa kya. Kalimat sebelumnya merupakan salah satu dari sekian banyak kalimat yg dipakai untuk mengungkapkan rasa suka atau kegemasan terhadap sesuatu. Salah satunya adalah hidupku kali ini yg akan kuceritakan pada kalian. Jadi, mari simak baik-baik, atau sambil telponan juga boleh, sambil makan nasi goreng juga boleh, atau minum es jeruk tanpa purut juga boleh. Apapun itu, terserah kalian hehe.

Seperti judul di atas, kali ini saya menceritakan bagaimana rasanya judul di atas. Saat itu, kurang tau pasti tanggalnya berapa yg pasti ketika Vivi sudah mulai mengutarakan rasanya padaku, uhuy ciye. Nah saat itu juga saya merasa, apakah ini benar? Tidakkah ini sebuah keajaiban? Karena saya juga menyadari dan merasa insecure pada apa yg ada diri saya, khususnya perihal penampilan fisik.

Dari yg tadinya PD ketika PDKT, mendadak menjadi insecure ketika diterima. Dari yg tadinya tidak mengamati penampilan diri sendiri, sampai mulai peduli dengan apa yg ada di tubuh ini. Proses macam apa ini, mengapa aku begini? Inikah efek jatuh cinta? Atau karena Vivi yg terlalu cantik? Nah, jawaban terakhir adalah jawaban yg benar.

Tapi keinsecurean ini perlahan menghilang, bukan begitu saja. Tapi karena aku bilang ke Vivi bahwa aku insecure karena dia terlalu cantik buatku. Aku bilang begitu bukan karena aku ini tidak pantas buat dia. Tapi ya gimana ya jelasinnya, namae juga orang insecure. Pasti mikirnya kemana-mana hehe. Tapi dengan senyumnya, kata-katanya, Vivi berhasil meyakinkanku kalo emang ya aku cocok sama dia. Dan akhirnya dari situ pun aku mulai aktif memakai skinker, yg mana sangat basic dimulai dari body lotion agar kulitku tidak seperti tempurung kura-kura. Lalu, setelahnya aku mencoba produk masker dan juga scrub. Cukup itu dulu. Karena hal-hal mengenai skinker, tentu saja aku diberi tahu oleh Vivi.

Setelah mencoba produk skinker sekitar 2 hari. Ternyata belom ada hasilnya hehe. Omaigat, ternyata setelah 2 bulan hasilnya lumayan ada perubahan. Aku jadi lebih pede sekarang bersama Vivi. Terima kasih sayangku, gak rugi kamu difolbek oleh menfes-menfes tentang kecantikan. Sangat berguna untuk pacarmu ini hehe.

Apa yg ingin saya sampaikan di sini adalah skinker memang terbukti salah satu hal yg mampu mengurangi rasa insecure, di sisi lain juga memberikan dampak yg lebih baik bagi kalian. Dan kejujuranku kepada Vivi bahwa aku insecure juga termasuk ikut andil dalam bagian ini. Tapi, sepertinya kejujuran memiliki poin lebih tinggi dari skinker pada kasusku ini. Karena kejujuran, aku jadi tau apa itu skinker dan bagaimana memakainya.

Jadi, untuk kalian yg masih insecure dengan pasangan kalian yg sangat terlalu bersinar. Bisa dicoba trik kejujuran ini, sapa tau akan menemukan solusi lain yg kalian tidak tau menau apa itu. Dan bagi kalian yg belom memiliki pasangan, nah.

Dapatkan bacotan yg lebih rutin dari bensin kendaraan kamu

atau

Kirimkan sebuah pesan. Untuk subjek, isi saja semau kamu

Jangan lupa kudos, agar

 
5
Kudos
 
5
Kudos

Now read this

Ada temanku, namanya Aji, panggilannya Jigae

Apa benar ini yg pesan aplikasi? Sesuai dengan judul di atas, cerita ini mengisahkan tentang teman-temanku dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari abjad A yaitu cerita tentang Pak Indra atau nama aslinya adalah Yan Mar Sofyandi. Diliat... Continue →